"Ada hampir 2 pikul (kwintal, Red) kerupuk yang siap jual menumpuk," ungkap Mama Abel, pengrajin kerupuk ikan, di Pagatan Kusan Hilir, Senin (25/05/20).
Ditambahkannya, biasanya yang banyak membeli kerupuknya itu adalah warga luar daerah yang menjelang lebaran pulang kampung. Karena pembatasan perjalanan keluar daerah, maka banyak yang tak bisa pulang kampung, inilah penyebab produk kerupuk jadi menumpuk. (Red)
Menurut Mama Abel yang hanya mau membuat kerupuk dari bahan ikan tengiri ini mengungkapkan setiap menjelang lebaran idul fitri biasanya ia bisa menjual kerupuk 2 hingga 3 kwintal kerupuk. Tapi tahun ini karena adanya pandemi COVID-19, segalanya berbalik ke titik nol. Para pengrajin industri rumahan pun terkena dampaknya.
"Saya optimis saja kerupuk yang ada ini akan ada yang membeli meski sedikit demi sedikit," harap Mama Abel.
Ditambahkannya, biasanya yang banyak membeli kerupuknya itu adalah warga luar daerah yang menjelang lebaran pulang kampung. Karena pembatasan perjalanan keluar daerah, maka banyak yang tak bisa pulang kampung, inilah penyebab produk kerupuk jadi menumpuk. (Red)
Yang berminat membeli kerupuk merk Mama Dharma bisa menghubungi nomor ini 085248001617.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.